Sistem Informasi Persediaan & Penyaluran Barang Daerah
Kelola pencatatan stok masuk, keluar, dan penyaluran secara terstruktur untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi logistik persediaan daerah Kabupaten Bangka Barat.
Barang menggunakan FIFO atau FEFO sesuai konfigurasi pada master barang. FIFO mendahulukan batch yang lebih dulu masuk, sedangkan FEFO mendahulukan tanggal kedaluwarsa terdekat.
Uji coba secara langsung bagaimana algoritma sistem SIP-BARDA memprioritaskan penyaluran barang berdasarkan tanggal penerimaan paling awal.
[SYSTEM READY] Memuat data batch persediaan Gudang BPKAD Bangka Barat...
[FIFO ACTIVE] Barang dengan tanggal masuk paling awal otomatis ditandai 'PRIORITAS KELUAR'.
Data agregat persediaan kabupaten dari Tahun Anggaran 2026. Pengajuan barang dilakukan setelah login sesuai unit kerja dan OPD pengguna.
| Kode Batch | Nama Barang | Kategori | Tanggal Masuk | Jumlah Stok | Status FIFO / Kedaluwarsa | Konteks |
|---|---|---|---|---|---|---|
| BATCH-1-17-20260928104834-2E1B9D | Bolpoint / Pena | Alat Tulis Kantor (ATK) | 28 Sep 2026 | 40,000 buah | FIFO · Tersedia | Login sesuai OPD |
| BATCH-1-17-20260928104857-7540E8 | Peruncing Pensil Sedang | Alat Tulis Kantor (ATK) | 28 Sep 2026 | 10,000 Buah | FIFO · Tersedia | Login sesuai OPD |
Dirancang khusus untuk memenuhi standar penatausahaan persediaan dan tata kelola barang daerah Kabupaten Bangka Barat.
Sistem mengurutkan pengeluaran barang habis pakai berdasarkan batch/tanggal terima di gudang persediaan OPD.
Permintaan barang secara digital dari Bidang/Sub-Bagian ke Pengurus Barang OPD dengan BAST Internal.
Indikator untuk membantu memantau stok minimum dan tanggal kedaluwarsa.
Laporan persediaan dan mutasi membantu OPD melakukan review internal serta menyiapkan bahan rekonsiliasi sesuai prosedur pemerintah daerah.
5 langkah alur pencatatan penerimaan hingga penyaluran barang daerah ke OPD
Pengurus Barang OPD mencatat penerimaan barang dari penyedia beserta detail batch.
Sistem memetakan prioritas pengeluaran berdasarkan konfigurasi barang, tanggal masuk, dan tanggal kedaluwarsa.
Bidang/Bagian mengajukan permohonan dan Pengurus Barang menyalurkan.
Sistem menghasilkan laporan mutasi persediaan berdasarkan transaksi yang tercatat pada periode terpilih.
Laporan dapat ditinjau oleh pihak yang memiliki kewenangan sesuai role dan cakupan OPD/unit kerja.